Dear Bear
Pada suatu hari yang gak biasa, gue dan sahabat-sahabat gue membuat rencana untuk melakukan jogging di pagi hari. Ya kalian harus tau, kita tuh adalah manusia-manusia yang enggak pernah olahraga. Suatu ketika tercetuslah inisiatif untuk berolahraga walo sekedar jogging kecil-kecilan saja. Semua peserta jogging terdiri dari 4 ekor anak manusia. Anak manusia pertama adalah gue sebagai sutradara yang telah mencetuskan ide dan merekrut beberapa kru diantaranya adalah Alpino(Colpet) sebagai perlengkapan yang kebagian tugas membawa beberapa perlengkapan raket untuk bermain badminton. Karena dari sekian banyak anggota yang gue rekrut hanya alpino saja yang punya raket. Ya walo raketnya radak kusam karena termakan usia yang penting tu raket bisa digunakan untuk meramaikan suasana olahraga kita saat itu. Kru selanjutnya adalah BosGenk(Sobi) sebagai tim logistik yang selalu membawa makanan dimanapun dia berada walo hanya sekedar tidur dia selalu mendekap makanan diatas tangannya. dan kru terakhir adalah pared sebagai produser sekaligus pengarah-penyunting-penyelaras sinetron yang akan kita release di pagi ini. Pared adalah satu-satunya kru berwajah cantik diantara penyamun-penyamun disekitarnya. Semua kru berkumpul dibasecamp, dan seperti biasa basecamp yang selalu menjadi incaran mereka adalah cosan gue. Pas kita uda ngumpul, gue ngeliat temen2 gue penampilannya rapih banget. Spontan gue kaget, " Busyeet, mereka kok pada kinclong-kinclong seh. Beda ama gue, gue aja baru bangun tidur dan hanya bermodalkan cuci muka saja" kata hati gue.
Gue: "pet, (panggilan akrab gue ke alpino dan sebaliknya) kamu kok seger banget, penampilanmu rapih amat seh. Kamu mo kulia apa mo jogging pet?" Saat itu dia berpenampilan rapi kaiak orang yang mo kondangan.
Colpet: "hehehe aku gak tau pet harus make' baju apa. Kan ne pertama kalinya aku olahraga, trus ntr juga sekalian mo ke kampus. Biar gak gonta-ganti" ucap alpino dengan wajah datarnya.
Jedder, seketika gue kaget kaiak yang digampar petir berkekuatan 700 knot. Gue hanya bengong ajah and gak tau lagi harus ngomong apa. Kalo dibandingin sih, penampilan gue tuh jomplang banget ama dia, kaiak pembantu dan majikannya. Gue orangnya tampil apa adanya, ya seadanya baju yang ada dilemari gue pake' aja masio belom disetrika. hahaha. satu persatu para peserta jogging pun datang.
Sirkuit tempat kita bakal jogging adalah kampus Unej kita tercinta. dan rutenya muteri area lapangan sepak bola depan perpustakaan. Lo tau gak seh, dipikiran gue saat kita uda pada ngumpul kita bakalan berjalan kaki menuju kampus. Tapi ternyata salah seorang produser mengatakan kalo sebaeknya kita naek motor saja menuju sirkuit. Karena ini adalah pengalaman pertama kita berolahraga di area kampus, akhirnya kita nurut aja and pada nancep gas menuju perpustakaan. Sesampainnya disana kitapun memarkir motor dan memulai jogging. Gue, alpin, bozGenk and pared berlari kecil-kecil. Awalnya kita berjalan bersamaan, karena tingkat kegemukan kita berbeda-berbeda lambat laun kitapun terpisah satu demi satu. Pared dengan tingkat kekurusan yang sangat extreme berhasil memimpin jogging, dilanjutkan dengan gue dan alpin kemudian yang berhasil memimpin di urutan terakhir adalah si bozGenk. Karena pada diantara kita berempat, bozGenk adalah satu-satuny manusia yang berbadan kekar dengan bobot setengahnya bobot gajah. Gue dan alpin berusaha untuk jogging dengan kecepatan yang stabil agar tidak cepat lelah. Belum nyampe seperempat perjalanan ternyata si boz genk uda kelelahan secara fisik dan mental. Dia hanya mampu berjalan dengan nafas yang radak tersundul-sundul. Didepan gue, si pared uda gak keliatan batang tubuhnya. Entah kemana dia pergi yang jelas rute dia gak sesuai ama rute sebelumnya yang hanya mengitari lapangan sepak bola depan perpus. Setelah gue dan alpin genap memutari satu lapangan tiba-tiba alpin menghentikan langkah kakinya.
Gue: " loh, kok wes berhenti pet? ayook jogging lagi sampek 3 putaran"
alpin: " begh, masih jogging lagi ta? aku uda capek"
Gue; "yaelah, baru satu kali putaran loh. betewe pared kemana? kok gak ada ya?"
alpin: "gak tau, aku gak ngeliat tuh "
Gue dan alpinpun melanjutkan jogging kembali, sedangkan boz genk masih asyik dengan jogging berjalan kakinya di urutan paling akhir. Tiba-tiba si pared nongol dari arah belakang nyalip kita berdua.
Gue: "heh, kamu dari mana aja? jogging kemana km red?"
Pared: " aku jogging muteri kantor pusat."
Gue: "eh pet, ntr muteri kantor pusat yook kaiak pared"
Alpin: "iyawes ayook"
Sebenere gue pengen ngajak si boz genk untuk muteri kantor pusat, tapi sepertinya dia uda kelabakan untuk ngancurin lemak yang ada ditubuhnya. Gue dan alpin berusaha mengatur napas agar tidak mudah lelah walo pada saat itu kita uda ngos-ngosan. Si pared masih tetep memimpin jogging dengan mengitari doubleway, Sedangkan kita masih berada jauh dibelakangnya, apalagi si bozGenk. Lo gak usah mikir seberapa jao jarak dia dari kita, cukup dibayangkan saja. Karena gue gak pengen kalah dari si pared, akhirnya gue berinisiatif untuk mengambil jalan pintas.
Gue: "eh pet, nyerang yook lewat depane kantor pusat biar cepet. sekalian ntr foto-foto, pemandangannya bagus. Mumpung sepi. hehe" akal bulus guepun nongol dan watak kenarsesan gue kambuh secara tiba-tiba.
alpin: "iya iya, ayook lewat situ aja"
Alhasil, kita berdua melintasi jalan setapak pas didepan kantor pusat bertengger. Kitapun sibuk sekali, dalam kasus ini bukan sibuk mengatur nafas dan menjaga kestabilan langkah lari. akan tetapi sibuk mencari lokasi dan pose yang cocok untuk dijepret. hahahaha. Akhirnya kitapun menemukan gaya dan lokasi yang oke banget untuk di jepret. Silih berganti kita berdua saling jeprat jepret secara bergantian. Gak lama kemudian boz genk menyusul aksi nekat kita berdua.
Boz Genk: "eh kok enak tenan iku, aku melok taa?? eh eh fotokno aku lah sob (sebutan akrab boz genk ke gue dan sebaliknya). Aku fotokno nang kene yoh"
Brrr.. Kita bertigapun beraksi saling jeprat jepret sana sini kaiak orang yang lagi kesambet setan gaol. dan inilah hasil penampakan yang berhasil dijepret ala foto artis bintang lapangan bal-balan. Cekidot gan ---->>
Hasil jepretan foto norak carin dan alpin
Hasil jepretan foto norak boz Genk dan carin
Seusainya kita pemotretan, kita bertiga langusng ngegas ngelanjutin jogging yang sempet tertunda. Saking lamanya kita ngejeprat jepret, kita bertiga kagak sadar kalo si pared uda muteri rute doubleway sebanyak 4 kali. Karena kita bertiga uda pada ngos-ngosan kelelahan akibat kebanyakan melakukan pemotretan, kita berinisiatif untuk melakukan penghentian jogging.
Gue: "eeh, aku kok capek ya. kamu gak capek ta?"
Alpin: "iya aku juga capek"
Gue: "awakmu gak kesel ta sob?"
BozGenk: " iyo kesel pisan aku"
Gue: "yook badmintonan aja. biarin si pared jogging, kita badmintonan ae"
akhirnya kita bertiga harus merasa puas dengan jogging 1 putaran penuh rute lapangan dan setengah putaran rute doubleway. Lo pasti nyimpulin, kalo olahraga kita ini merupakan olahraga cap teri yang norak abez dan gak niat sepanjang sejarah perJoggingan. jangan sekali-kali anda meniru kelakuan kita bertiga yang norak sangat. Sekian dan The End . See yaaa ^00^


errrrrghhhhhhhhhh padahal aku bisa sampe 5-6 kali rute lapangan sama kantor pusat
BalasHapusbeeehhh serius ta awakmu tonn?? peh salut aku karo awakmu. hebat-hebat. Jempol 4 untuk dirimu.
Hapussetelah skian lama tak membuka laptop, skali buka "jedder" ternyata ada sebuah kisah lampau yg tertoreh....
BalasHapusada be2rapa yg tidak sesuai pi tak apalah hehehhehhehe
#critanya ngangenin...jadi pngen bisa ngumpul lagi... ^_^
buat crita unik lagi ya sob.....